Hai Muslimin, Hanya Memintalah Segala Keperluan Kepada Allah

Ilustrasi

Jangan pernah kita sebagai muslim menyandarkan segala keperluan kepda selain Allah.

 Pesan Rasulullah ﷺ kepada kita,

إِذَا سَأَلْتَ فَاسْأَلِ اللَّهَ، وَإِذَا اسْتَعَنْتَ فَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ

"Bila kamu meminta, maka minta kepada Allah. Dan jika kamu memohon bantuan, juga mintalah kepada Allah." HR. At-Tirmidzi (2516)

▫️ Al-Ashma'i mengisahkan, 

دَخَلَ عَطَاءُ بنُ أَبِي رَبَاحٍ عَلَى عَبْدِ المَلِكِ وَهُوَ جَالِسٌ عَلَى السَّرِيْر، وَحَوْلَهُ الأَشْرَافُ، وَذَلِكَ بِمَكَّةَ، فِي وَقْتِ حَجِّهِ فِي خِلاَفَتِهِ، فَلَمَّا بَصُرَ بِهِ عَبْدُ المَلِكِ، قَامَ إِلَيْهِ، فَسَلَّمَ عَلَيْهِ، وَأَجْلَسَهُ مَعَهُ عَلَى السَّرِيْرِ، وَقَعَدَ بَيْنَ يَدَيْهِ، وَقَالَ: يَا أَبَا مُحَمَّدٍ، حَاجَتَكَ؟
قَالَ: يَا أَمِيْرَ المُؤْمِنِيْنَ! اتَّقِ اللهَ فِي حَرَمِ اللهِ، وَحَرَمِ رَسُوْلِهِ، فَتَعَاهَدْهُ بِالعَمَارَةِ، وَاتَّقِ اللهَ فِي أَوْلاَدِ المُهَاجِرِيْنَ وَالأَنْصَارِ، فَإِنَّك بِهِم جَلَسْتَ هَذَا المَجْلِسَ، وَاتَّقِ اللهَ فِي أَهْلِ الثُّغُوْرِ، فَإِنَّهُم حِصْنُ المُسْلِمِيْنَ، وَتَفَقَّدْ أُمُوْرَ المُسْلِمِيْنَ، فَإِنَّكَ وَحْدَكَ المَسْؤُوْلُ عَنْهُم، وَاتَّقِ اللهَ فِيْمَنْ عَلَى بَابِكَ، فَلاَ تَغْفُلْ عَنْهُم، وَلاَ تُغْلِقْ دُوْنَهُم بَابَكَ.
فَقَالَ لَهُ: أَفْعَلُ.
ثُمَّ نَهَضَ، وَقَامَ، فَقَبَضَ عَلَيْهِ عَبْدُ المَلِكِ، وَقَالَ: يَا أَبَا مُحَمَّدٍ! إِنَّمَا سَأَلْتَنَا حَوَائِجَ غَيْرِكَ، وَقَدْ قَضَيْنَاهَا، فَمَا حَاجَتُكَ؟
قَالَ: مَا لِي إِلَى مَخْلُوْقٍ حَاجَةٌ. ثُمَّ خَرَجَ، فَقَالَ عَبْدُ المَلِكِ: هَذَا - وَأَبِيْكَ - الشَّرَفُ، هَذَا - وَأَبِيْكَ - السُّؤْدُدُ.

"Atha' bin Abi Rabah² masuk menemui Abdul Malik [pemimpin umat Islam saat itu], ia sedang duduk di ranjangnya dan dikelilingi oleh para pembesar, ini terjadi di Mekkah pada saat Abdul Malik menunaikan ibadah haji di masa kepemimpinannya.

Ketika Abdul Malik melihat Atha', ia langsung berdiri dan mengucapkan salam kepadanya, lalu memposisikan Atha' agar duduk bersama di atas ranjangnya. Abdul Malik kemudian duduk di hadapan Atha' lalu menanyakan, 'Wahai Abu Muhammad, silakan sampaikan yang menjadi keperluanmu.'

Atha' berkata,

Wahai Amirul Mukminin, bertakwalah kepada Allah di wilayah kehormatan Allah dan Rasul-Nya, jagalah dengan kepemimpinanmu.

Bertakwalah Anda kepada Allah tentang urusan anak-anak kaum Muhajirin dan Anshar (turunan para sahabat Nabi), sebab karena mereka Anda berada di posisi ini.

Bertakwalah kepada Allah tentang kondisi para penjaga perbatasan, karena mereka ialah benteng Islam. Cari tahulah tentang keadaan umat Islam karena engkau seorang diri yang akan dimintai pertanggungjawaban tentang mereka.

Bertakwalah kepada Allah tentang orang-orang yang berada di depan pintumu, jangan lupakan mereka dan jangan tutup pintumu bagi mereka.

[Mendengar itu semua] Abdul Malik berkata, 'Saya akan jalankan semuanya.'

Atha' kemudian bangkit dan beranjak untuk pergi, tapi Abdul Malik menahannya, dan berkata, 'Wahai Abu Muhammad, Anda telah menyampaikan kebutuhan orang-orang dan kami akan menjalankannya. Lalu apa yang menjadi kebutuhan Anda?'

Atha' menjawab, 'Saya tidak memiliki kebutuhan apapun kepada makhluk.'

Kemudian beliau pergi.

Setelah itu, Abdul Malik lalu mengatakan, 'Sungguh, inilah kemuliaan yang sesungguhnya. Sungguh, inilah kepemimpinan yang sebenarnya.'"³

CATATAN KAKI:

¹ Meminta kepada Allah bukan berarti tidak berusaha. Tidak ada pertentangan antara dua hal ini. Selalu berdoa dan tetap berusaha.

² Siapa Atha' bin Abi Rabah? Seorang tabi'in yang sangat terkenal, Mufti penduduk Mekkah di masanya, kunyah beliau Abu Muhammad. Sampai-sampai, Qatadah bin Di'amah berkata tentang Atha', 'Orang yang terdepan dalam ilmu di seantero Jazirah Arab.' (As-Siyar, V/83)

³ Siyar A’lam an-Nubala, V/84-85

Hari Ahadi (NasehatEtam)