Mengenal Sosok Alvin Toffler, Penulis Legendaris Amerika

Alvin Toffler. Sumber gambar: antara news riau

Alvin Toffler, sebagaimana dilansir Wikipedia.org, adalah seorang penulis dan futurolog Amerika.

Alvin Toffler lahir lahir di New York City pada tahun 1928 dari pasangan orang tua keturunan imigran Yahudi asal Polandia, Rose Albaum dan Sam Toffler. Ia menempuh pendidikan sarjananya di Universitas New York. 

Alvin Toffler telah meninggal dunia pada 28 Juni 2016 silam di rumahnya di Bel Air, Los Angeles. Toffler meninggal dalam usia 87 tahun saat tidur. 

Mengutip dari tempo.co, Alvin Toffler terkenal dengan karyanya yang berisi prediksi perubahan sosial, ekonomi, dan teknologi di dunia. Ia memprediksi kemunculan Internet dan penurunan keluarga inti. Salah satu karya terbaiknya, Future Shock, pada 1970 berisikan tren ekonomi 1960-an. 

Future Shock terjual 15 jutaan eksemplar dan telah diterjemahkan ke dalam puluhan bahasa. Karyanya yang lain, The Third Wave pada 1980, meramalkan penyebaran e-mail, media interaktif, percakapan secara online, dan kemajuan media digital lainnya.

Ide dan tulisan Toffler memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pemikiran para pemimpin bisnis dan pemerintahan di seluruh dunia, termasuk Zhao Ziyang dari China, dan pendiri AOL Steve Case .

"Buta huruf pada abad ke-21 bukanlah mereka yang tidak bisa membaca dan menulis, melainkan mereka yang tidak bisa belajar, melupakan pelajaran, dan belajar kembali," adalah salah satu pernyataan terkenal toffler.